25 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Berhimpun di UMRI, Bahas Masa Depan Pendidikan Teknik Mesin
Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:27:35
Oleh admin
Riaupintar.com – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menjadi tuan rumah Musyawarah Anggota Asosiasi Program Studi Teknik Mesin Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APSTM-PTMA) yang berlangsung di Kampus Utama UMRI, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Senin–Selasa (12–13 Oktober 2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III UMRI, Dr. Wahyu Busyro, SE., M.E.Sy., Ph.D., pada Senin 12 Oktober 2026. Musyawarah tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi, menyelaraskan kurikulum, meningkatkan mutu akademik, serta memperkuat kolaborasi antarprogram studi Teknik Mesin di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum APSTM-PTMA, Ir. Acep Wagiman, ST., MT.; Sekretaris APSTM-PTMA, Dr. Ir. Yepy Komaril Sofi’i, ST., MT.; Bendahara APSTM-PTMA, Ir. Sulis Yulianto, ST., MT.; Dekan Fakultas Teknik UMRI, Dr. Ir. Indra Hasan, ST., MT., IPU., ASEAN Eng.; serta Ketua Program Studi Teknik Mesin UMRI, Dr. Budi Istana, M.Eng.
Kegiatan ini juga diikuti pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, sivitas akademika Fakultas Teknik UMRI, serta perwakilan berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik UMRI menyampaikan bahwa kepercayaan menjadikan UMRI sebagai tuan rumah merupakan kebanggaan bagi Program Studi Teknik Mesin dan Fakultas Teknik.
Ia berharap musyawarah tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghasilkan rumusan strategis yang dapat diterapkan oleh seluruh perguruan tinggi anggota asosiasi.
Sejumlah agenda penting yang menjadi perhatian meliputi penyelarasan kurikulum, peningkatan mutu akademik dan akreditasi program studi, serta penguatan kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Saat ini, Fakultas Teknik UMRI menaungi empat program studi, yakni Teknik Mesin, Mesin Otomotif, Teknik Industri, dan Teknik Kimia. Seiring perkembangan institusi, UMRI terus berupaya meningkatkan kapasitas penyelenggaraan pendidikan, termasuk melalui pengembangan program studi dan peningkatan jumlah mahasiswa.
Sementara itu, Ketua Umum APSTM-PTMA, Ir. Acep Wagiman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UMRI atas sambutan serta kesediaannya menjadi tuan rumah musyawarah anggota tersebut.
Ia menjelaskan, APSTM-PTMA saat ini menghimpun 25 perguruan tinggi sebagai anggota. Keberadaan asosiasi tersebut menjadi wadah strategis untuk membangun komunikasi, memperkuat kerja sama, dan mendorong kemajuan pendidikan teknik mesin di lingkungan PTMA.
Melalui musyawarah ini, ia berharap seluruh anggota dapat bertukar gagasan dan pengalaman, merespons perkembangan teknologi, serta merumuskan langkah bersama untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan teknik mesin.
“Semoga melalui kegiatan ini dapat memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Acep Wagiman.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor III UMRI, Dr. Wahyu Busyro, berharap Musyawarah Anggota APSTM-PTMA mampu menghasilkan rumusan strategis yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi teknik mesin di Indonesia.
Ia menekankan pentingnya memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam penyelarasan kurikulum, peningkatan mutu akademik, pengembangan riset dan publikasi ilmiah, serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa.
Menurutnya, kolaborasi berkelanjutan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing lulusan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika kebutuhan dunia kerja.
Selain itu, hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri juga perlu terus diperkuat agar proses pendidikan semakin relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Melalui kerja sama tersebut, perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri.
“Semoga dengan kegiatan ini akan memajukan teknik mesin di Indonesia dan membawa kemajuan bagi anggota asosiasi di perguruan tinggi Muhammadiyah,” pesan Wahyu Busyro.
Penyelenggaraan Musyawarah Anggota APSTM-PTMA di UMRI diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat jejaring kerja sama antar-PTMA, khususnya dalam pengembangan pendidikan teknik mesin.
Forum ini sekaligus menjadi ruang untuk berbagi praktik baik, bertukar pengalaman, serta merumuskan program kolaboratif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, riset, publikasi ilmiah, dan kompetensi lulusan.
Melalui sinergi yang semakin kuat, UMRI bersama perguruan tinggi anggota APSTM-PTMA diharapkan dapat berkontribusi dalam menyiapkan SDM bidang teknik mesin yang unggul, profesional, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia industri.**
Read more info "25 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Berhimpun di UMRI, Bahas Masa Depan Pendidikan Teknik Mesin" on the next page :