KKN UMRI 2026 Tuntas, 2.093 Mahasiswa Hasilkan Inovasi untuk Masyarakat
Senin, 26 Oktober 2026 - 12:37:29
Oleh admin
Riaupintar.com -- Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menuntaskan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 yang melibatkan 2.093 mahasiswa melalui berbagai skema pengabdian, baik di dalam maupun luar negeri. Program ini tidak hanya menjadi wadah penerapan ilmu pengetahuan, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi akademik, UMRI menggelar KKN Award 2026 yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada dosen berprestasi di bidang riset dan publikasi ilmiah. Penghargaan diserahkan langsung oleh Rektor UMRI, Dr. H. Saidul Amin, M.A., di Auditorium Kampus Utama UMRI, Ahad 25 Oktober 2026 malam.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMRI, Dr. Aidil Haris, S.Sos., M.Si., mengatakan pelaksanaan KKN tahun ini mendapat respons positif dari pemerintah desa dan masyarakat di lokasi pengabdian.
“Banyak apresiasi yang disampaikan kepada mahasiswa UMRI dari desa-desa tempat mereka melaksanakan KKN. Mahasiswa kita telah menghasilkan berbagai produk teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan, sejumlah desa meminta agar program KKN UMRI kembali dilaksanakan di wilayah mereka,” ungkapnya.
Menurut Aidil, apresiasi tersebut menunjukkan bahwa KKN tidak sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi sarana penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Capaian ini menjadi motivasi bagi LPPM UMRI untuk terus meningkatkan kualitas program pengabdian yang inovatif dan berkelanjutan.
Rektor Saidul Amin, turut mengapresiasi LPPM dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan KKN serta pemberian penghargaan kepada dosen berprestasi.
Ia menegaskan, KKN memiliki peran penting dalam pendidikan tinggi karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung dari realitas kehidupan masyarakat.
“KKN sesungguhnya memiliki tempat yang istimewa dalam dunia pendidikan tinggi. Inti dari KKN adalah kemampuan mahasiswa untuk beradaptasi di tengah masyarakat. Namun, tidak cukup hanya beradaptasi; mahasiswa juga harus mampu menghadirkan dampak dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman KKN dapat membentuk kepekaan sosial, kreativitas, dan tanggung jawab mahasiswa sehingga mampu mengaplikasikan ilmu sekaligus menawarkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, UMRI memberikan penghargaan kepada dosen dalam empat kategori, yakni Dosen Paling Produktif berdasarkan Skor SINTA Tiga Tahun, Publikasi Internasional Bereputasi berdasarkan jumlah dokumen Scopus, Publikasi Nasional Bereputasi berdasarkan jumlah dokumen Garuda, serta Publikasi Ilmiah Paling Berdampak berdasarkan H-Index Google Scholar.
Pada kategori Dosen Paling Produktif berdasarkan Skor SINTA Tiga Tahun, peringkat pertama diraih Assoc. Prof. Edi Ismanto, M.Kom., Ph.D., dengan skor 852,6. Posisi kedua ditempati Assoc. Prof. Ilham Hudi, M.Pd., dengan skor 591,25, disusul Diki Arisandi, M.Kom., Ph.D., dengan skor 568,5.
Untuk kategori Publikasi Internasional Bereputasi berdasarkan jumlah dokumen Scopus, peringkat pertama diraih Prof. Ir. Ahmad Kafrawi Nasution, M.T., Ph.D., dengan 41 dokumen. Posisi kedua ditempati Romi Fadli Syahputra, S.Si., M.Si., dengan 35 dokumen, sedangkan peringkat ketiga diraih Prof. Dr. Jufrizal Syahri, M.Si., dengan 33 dokumen.
Sementara itu, pada kategori Publikasi Nasional Bereputasi berdasarkan jumlah dokumen Garuda, Linda Hetri Suriyanti, S.E., M.Ak., Ak., CA., Ph.D., meraih peringkat pertama dengan 112 dokumen. Peringkat kedua diraih Annie Mustika Putri, S.E., M.Ak., Ak., CA., dengan 101 dokumen.
Adapun penghargaan Publikasi Ilmiah Paling Berdampak berdasarkan H-Index Google Scholar diberikan kepada Dr. Zul Azmi, S.E., M.Si., Ak., CA., CSRS., dengan H-Index sebesar 21.
Melalui KKN dan penghargaan dosen berprestasi, UMRI menegaskan komitmennya mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya ini diharapkan melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, semangat inovasi, dan kemampuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi UMRI untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, berkemajuan, dan berdampak bagi semesta.**
Read more info "KKN UMRI 2026 Tuntas, 2.093 Mahasiswa Hasilkan Inovasi untuk Masyarakat" on the next page :
Capacity building ini bukan hanya tentang bagaimana kita membangun kebersamaan, tetapi juga bagaimana meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah