Suasana Haru Warnai Wisuda UMRI ke XXXI Hari Kedua

  • Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:25:25
  • Oleh admin

Riaupintar.com -- Dibalik kebahagiaan para wisudawan Wisudawati XXXI Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), suasana haru menyelimuti prosesi pengukuhan salah seorang lulusan pada hari kedua pelaksanaan Wisuda dimana sebanyak 640 wisudawan dan wisudawati dari Tiga Fakultas yang dikukuhkan. 


Adalah Saddam Ardian Putra, lulusan Program Studi S1 Teknik Informatika, yang wafat sebelum pelaksanaan wisuda. Meski telah meninggal dunia, Saddam tercatat telah menyelesaikan studinya dan berhak menyandang gelar sarjana. Prosesi wisudanya diwakili oleh kedua orang tuanya.


Kehadiran kedua orang tua almarhum menggantikan putra mereka menjadi momen penuh haru bagi teman-teman seangkatan dan para dosen yang mengenang perjuangan Saddam hingga berhasil menuntaskan pendidikannya.


Pada periode ini UMRI mengukuhkan sebanyak 1.351 lulusan dari delapan fakultas dan Sekolah Pascasarjana dalam prosesi wisuda yang berlangsung di SKA Co EX Pekanbaru, tersebut dilaksanakan selama dia hari yakni Sabtu 24 dan Ahad 25 Oktober 2026.


Rektor UMRI, Dr. Saidul Amin, berpesan agar para lulusan tidak hanya menjadikan wisuda sebagai seremoni akademik, tetapi juga sebagai awal pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat.



“Alumni itu punya beberapa fungsi. Pertama, sebagai ilmuwan yang mengamalkan ilmu yang sudah diperoleh. Kemudian, sebagai bagian dari masyarakat dan keluarga. Yang paling penting, sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah, mereka adalah duta-duta Muhammadiyah di tengah masyarakat,” ujar Saidul Amin.


Ia menegaskan, UMRI akan terus berbenah melalui peningkatan infrastruktur dan kualitas akademik. Saat ini, UMRI memiliki 16 program studi yang telah terakreditasi unggul.


Dari sisi infrastruktur, pembangunan Gedung Mahmud Marzuki Tower (MMT) setinggi sembilan lantai hampir rampung. Gedung tersebut nantinya mampu menampung hingga 3.600 mahasiswa untuk kegiatan pembelajaran.


UMRI juga merencanakan pembangunan gedung baru bernama Audisportorium dengan anggaran sekitar Rp30 miliar. Peletakan batu pertama ditargetkan terlaksana pada 2026, dengan kapasitas gedung mencapai 3.500 orang.


Selain itu, UMRI berencana membangun Rumah Sakit Muhammadiyah sebagai rumah sakit pendidikan untuk mendukung pengembangan Fakultas Kedokteran.



“Insya Allah, kita akan membuat Rumah Sakit Muhammadiyah yang nantinya tidak hanya dimiliki UMRI, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Muhammadiyah dan Riau,” ungkapnya.


Sementara, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau, Dr. H. Sutarmo, mengatakan UMRI mengemban amanah Muhammadiyah untuk membangun peradaban dan memajukan kehidupan manusia.


Ia berpesan agar para wisudawan mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh demi memberikan manfaat bagi masyarakat luas.


“Ilmu itu bisa mengangkat derajat manusia. Jadilah lulusan yang mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk seluruh lapisan masyarakat, sehingga ilmu tersebut berguna dalam membangun peradaban dan memberikan dampak positif," imbuhnya. (nik)

Read more info "Suasana Haru Warnai Wisuda UMRI ke XXXI Hari Kedua" on the next page :

Berita Terkait

Populer