Semarak Milad ke-114 Muhammadiyah, FSI UMRI dan Aisyiyah Riau Dorong Kreativitas Anak di Era Digital
Senin, 02 November 2026 - 16:28:56
Oleh admin
Riaupintar.com -- Memeriahkan Milad ke-114 Muhammadiyah, Fakultas Studi Islam (FSI) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) berkolaborasi dengan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Riau menggelar seminar parenting bertajuk Kreativitas Anak Cemerlang di Era Digital.
Kegiatan yang berlangsung Senin 2 November 2026 di Auditorium Kampus Utama UMRI ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan karakter dan pengembangan kreativitas anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Kegiatan tersebut diikuti guru, orang tua, serta aktivis Muhammadiyah dan Aisyiyah di Provinsi Riau. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi keluarga, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda yang kreatif, berkarakter Islami, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Suasana seminar semakin semarak dengan penampilan Teater Anak Islam dan Da'i Cilik binaan Akademi Cemerlang Indonesia. Melalui pertunjukan tersebut, anak-anak menunjukkan kemampuan seni peran, keberanian berbicara di depan publik, serta keterampilan menyampaikan pesan-pesan keislaman secara kreatif dan edukatif.
Penampilan itu tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk mengasah kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, kreativitas, dan kerja sama. Sementara itu, kegiatan Da'i Cilik menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar berdakwah sejak dini dengan bahasa yang komunikatif dan sesuai dengan usia mereka.
Dekan FSI UMRI, Dr. Santoso, S.S., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi Muhammadiyah dalam mempersiapkan generasi Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, pendidikan anak perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek intelektual, spiritual, emosional, dan sosial. Karena itu, pengembangan kreativitas menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang mandiri, percaya diri, dan berakhlak mulia.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, pendampingan orang tua dan lingkungan pendidikan juga semakin diperlukan. Teknologi harus diarahkan sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan potensi anak, bukan justru menghambat perkembangan sosial, emosional, dan spiritual mereka.
Kolaborasi FSI UMRI dan PWA Riau sekaligus menegaskan pentingnya sinergi Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam membangun generasi masa depan. Keluarga, sekolah, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung lahirnya generasi berilmu, berakhlak, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi wujud aktualisasi semangat Milad ke-114 Muhammadiyah. Gerakan pencerahan tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan institusi pendidikan, tetapi juga melalui pembinaan keluarga, penguatan karakter, pengembangan kreativitas, dan pemberdayaan generasi muda.
Melalui Akademi Cemerlang Indonesia, FSI UMRI berupaya menghadirkan ruang pengembangan potensi anak yang memadukan nilai-nilai keislaman dengan kreativitas seni, keterampilan komunikasi, dan pembentukan karakter.
Upaya tersebut sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah untuk menghadirkan pendidikan yang mencerahkan kehidupan. Sebab, membangun masa depan umat dan bangsa harus dimulai dengan mempersiapkan generasi sejak usia dini.
Melalui momentum Milad ke-114 Muhammadiyah, FSI UMRI bersama Aisyiyah Riau berharap kolaborasi dalam bidang pendidikan dan pengasuhan anak dapat terus diperkuat. Anak-anak bukan sekadar generasi penerus, melainkan generasi masa depan yang perlu dipersiapkan agar tumbuh menjadi pribadi berkemajuan, berkarakter Islami, kreatif, dan mampu menjadi pelaku perubahan di tengah masyarakat. (rls)
Read more info "Semarak Milad ke-114 Muhammadiyah, FSI UMRI dan Aisyiyah Riau Dorong Kreativitas Anak di Era Digital" on the next page :