Mendikdasmen Resmikan 6 Ruang Kelas Darurat di SMA Negeri 2 Mereudeu Kabupaten Pidie Jaya Aceh

  • Senin, 09 Maret 2026 - 21:51:32
  • Oleh admin

Riaupintar.com -- Tiga bulan setelah terjadinya banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus berupaya memperbaiki proses belajar mengajar dan fasilitas pendidikan.


Dalam rangka pemulihan ini, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengunjungi SMA Negeri 2 Mereudeu di Kabupaten Pidie Jaya, untuk bertemu siswa, menyerahkan buku, memberikan motivasi, dan meresmikan enam Ruang Kelas Darurat (RKD).


"Hari ini saya hadir di SMA Negeri 2 Mereudeu di Pidie Jaya untuk meresmikan empat RKD dan memberikan beberapa bantuan buku serta alat sekolah. Ini adalah bagian dari usaha kami untuk mempercepat pembangunan dan pemulihan setelah bencana yang terjadi di Sumatra, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya," kata Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, di Pidie Jaya, Senin 9 Maret 2026.


Mengenai enam RKD yang diresmikan, Menteri Mu'ti menjelaskan bahwa pembangunan ini dilakukan sambil menunggu proses perbaikan gedung sekolah utama.


"Kami akan tetap berusaha agar renovasi sekolah bisa segera dilaksanakan. Ketika gedung baru sudah siap, RKD bisa difungsikan sebagai kantin atau keperluan lainnya untuk kegiatan belajar," terang Menteri Mu'ti.



Di sisi lain, Kepala SMA Negeri 2 Mereudeu, Muhammadiah, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kemendikdasmen atas perhatian yang luar biasa kepada sekolahnya. Dengan penuh rasa haru, ia menjelaskan bahwa SMA Negeri 2 Mereudeu adalah sekolah yang paling parah terkena dampak dari banjir yang terjadi pada akhir November 2025.


"Di bulan yang penuh berkah Ramadan ini, kami bersyukur atas peresmian enam RKD. Kunjungan Menteri Mu'ti sangat berarti bagi kami dan merupakan momen untuk bangkit serta berusaha lebih baik di masa depan," kata Diah.


Diah juga menambahkan bahwa SMA Negeri 2 Mereudeu adalah salah satu sekolah di Kabupaten Pidie Jaya yang akan mendapatkan pembangunan gedung baru dari Kemendikdasmen bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat. 


Dia menjelaskan bahwa semua gedung di sekolah tersebut akan diratakan dan dibangun kembali sesuai dengan rencana desain yang baru.


"Terima kasih kepada Kemendikdasmen dan Pak Menteri. Semoga semua bantuan yang kami terima dapat bermanfaat dan membawa kebaikan bagi seluruh warga SMA Negeri 2 Mereudeu," tuturnya.



Selanjutnya, Israqiah, seorang siswi SMA Negeri 2 Mereudeu, juga merasakan kebahagiaan dengan hadirnya RKD. Ia menceritakan bahwa sebelum adanya RKD, kegiatan belajar berlangsung di tenda darurat dengan alas kain terpal.


"Saya melihat langsung proses pembangunan RKD ini yang berjalan sangat cepat. Ruangannya cukup baik, tersedia bangku, meja, dan papan tulis. Senang sekali bisa kembali belajar di ruang kelas," ungkap Isra.


Sejalan dengan Isra, Ziadatul Una juga menyatakan kebahagiaannya atas peresmian enam RKD. Menurutnya, bisa kembali ke ruang kelas adalah sesuatu yang telah lama diinginkan olehnya dan teman-temannya setelah bencana banjir di Pidie Jaya. 


"Kami sangat berterima kasih atas semua bantuan yang kami terima hari ini. Semoga pendidikan di kota kami pulih dan kami bisa bersekolah dengan aman dan bahagia," tutup Una.


Dalam kunjungan tersebut, Menteri Mu’ti juga memberikan beberapa bantuan berupa buku ajar serta Bantuan Pendidikan Tahun 2026 senilai Rp 25 juta. 



Sebagai informasi, di Kabupaten Pidie Jaya ada 21 RKD yang tersebar di lima sekolah. Sejak 6 Maret 2026, Kemendikdasmen juga telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 1. 642 sekolah dengan total dukungan lebih dari Rp1,741 triliun. 


Dari jumlah tersebut, 1. 357 sekolah ditangani secara mandiri oleh pihak sekolah, sementara 187 sekolah lainnya bekerja sama dengan TNI AD.**


 

Read more info "Mendikdasmen Resmikan 6 Ruang Kelas Darurat di SMA Negeri 2 Mereudeu Kabupaten Pidie Jaya Aceh" on the next page :

Berita Terkait

Populer